Lestarikan Seni Wayang Golek Di Era Digital Disparbud Kab. Karawang Mengadakan Pagelaran Binojakrama Tingkat Kab. Karawang

EVENT, HIBURAN1,388 DIBACA

Karawang, 15 Mei 2024 – Pagelaran Binojakrama Wayang Golek tingkat Kabupaten Karawang berlangsung meriah, menarik perhatian masyarakat serta pecinta seni tradisional dari berbagai daerah. Acara yang digelar di Lapangan Karang Pawitan pada 15-16 Mei 2024 ini menghadirkan berbagai pertunjukan wayang golek yang memukau penonton dengan keunikan dan kekhasannya.

 

Binojakrama Wayang Golek Tingkat Kabupaten Karawang yang diadakan dibawah naungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang, kali ini bersinergi dengan PEPADI Kab. Karawang, Diskominfo dan Dinas Koperasi Kab. Karawang serta IWO Indonesia dan Baladeka Network sebagai media publikasi. Acara ini yang diikuti oleh 11 kelompok wayang golek dari berbagai kecamatan di Karawang, setiap kelompok menampilkan lakon-lakon klasik yang sarat dengan nilai-nilai budaya dan moral, diiringi dengan gamelan yang dimainkan secara live.

 

PLT Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karawang, Bapak H. Jaeni, S.Pd, M.M.Pd dalam sambutannya mengapresiasi semangat dan dedikasi para seniman wayang golek yang terus melestarikan budaya tradisional ini. “Pagelaran ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai upaya melestarikan warisan budaya leluhur di era digitalisasi ditengah manusia Gen Z dan melepas kerinduan untuk masyarakat yang telah lama menginginkan terselenggaranya event yang sempat vakum saat pandemi covid 19 ini. Kami bangga bisa menyelenggarakan acara ini dan melihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi,” ujarnya.

 

Selain pertunjukan wayang golek, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung seperti pameran kerajinan tangan khas Karawang, bazar kuliner tradisional, dan lokakarya tentang pembuatan wayang golek. Para pengunjung juga diberi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para dalang dan pemain gamelan, sehingga dapat lebih mengenal dan menghargai seni tradisional ini.

 

Pagelaran yang berlangsung 2 (dua) hari, Acara ini diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak seniman wayang golek, serta menarik lebih banyak pengunjung dari luar daerah.

 

Dengan pagelaran ini, diharapkan seni wayang golek akan terus berkembang dan mendapat tempat di hati masyarakat, khususnya generasi muda yang diharapkan dapat melanjutkan dan mengembangkan warisan budaya ini di masa depan.

 

News Feed